Mencetak Kreator Cilik Lewat Akademi Ide Kreasi (Fammi)

Mencetak Kreator Cilik Lewat Akademi Ide Kreasi (Fammi)

Beberapa waktu lalu saya mengunggah kegiatan Kakak menggunakan modul Akademi Ide Kreasi. Ternyata, banyak yang bertanya cara mendapatkan modul tersebut, untuk usia berapa, dll. Jadilah saya kepikiran untuk menulis pengalaman kami dalam menggunakan modul tersebut dan berharap bisa menjadi manfaat bagi orang lain. Yuk disimak! 🙂

Situs Aplikasi Fammi
(Halaman Beranda Aplikasi Fammi)

Modul Akademi Ide Kreasi bisa didapatkan dengan mengunduh aplikasi Fammi yang tersedia di playstore. Bagi pengguna IOS atau laptop, bisa langsung menuju website https://www.fammi.ly.  Fammi menyuguhkan beragam resources menarik seputar dunia keluarga. Dari parenting, kesehatan mental, public speaking, komunikasi keluarga, dan masih banyak lagi tema menarik yang bisa kita dapatkan di situs ini. Bentuknya bisa berupa kelas webinar, konsultasi, dan paket modul kegiatan. Untuk kelas webinarnya, beberapa pernah saya ikuti. Ada yang berbayar dan ada pula yang gratis.

Apa itu program Akademi Ide Kreasi?

Akademi Ide Kreasi termasuk dalam kelas berbayar di Fammi. Mahal?? Nope! Satu modulnya lebih murah daripada harga secangkir kopi ternama yang ada di Mall. Akademi Ide Kreasi menawarkan beberapa paket modul yang sejatinya ditujukan untuk anak Sekolah Dasar atau sekitar usia enam sampai dua belas tahun. Wait, yang anaknya masih preschool jangan balik badan dulu. Terbukti, anak saya yang belum genap enam tahun bisa kok mengikuti modul ini. Tentu saja dengan sejumlah penyesuaian.

Paket modul dan harganya.

Saat ini Ide Kreasi menawarkan tiga paket modul dengan harga berbeda-beda.

  • Paket Modul 1 s/d 2 terdiri dari Modul #1 Jelajah Bumi Darat & Modul #2 Jelajah Bumi Udara. Paket ini bisa dibeli dengan harga Rp 50.000,- saja.
  • Paket Modul 3 s/d 4 terdiri dari Modul #3 Jelajah Bumi Air & Modul #4 Keselamatan Berkendara. 
  • Paket 12 Modul bisa didapatkan seharga Rp 270.000, yang terdiri dari Modul 1 s/d 4 di atas, ditambah enam modul lainnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini ya.
  • Paket 24 Modul dijual seharga Rp 365.000,- yang terdiri dari 12 Modul di atas, ditambah Modul #13 s/d Modul #24, yaitu:
(Paket 12 Modul)
(Paket 24 Modul)
(Paket 24 Modul)
What I love from this Module

Saya memutuskan untuk membeli paket dua modul untuk Kakak yang usianya hampir enam tahun. Modul pertama mengajak anak untuk menjadi desainer mobil dengan sebelumnya mempelajari tentang sejarah dan proses pembuatan mobil.

Menurut saya, modul ini punya keunggulan, diantaranya:

1. Terdapat panduan bagi orang tua dalam mendampingi anak belajar.

Panduan ini semacam contekan biar kita tidak bingung ketika mendampingi anak belajar. Panduan yang diberikan cukup rinci, bahkan sampai alokasi waktu per sesinya.

Tapi, tentu saja semua bisa disesuaikan dengan kondisi dan usia anak. Misal, dalam praktik kami, durasi pengerjaan tugas tidak saklek seperti yang di panduan karena mengikuti mood dan ketertarikan anak.

Kadang dia bisa berlama-lama di satu hal, tapi sangat singkat di hal lain. Begitu juga dengan metode penyampaian. Untuk young kids seperti putri saya, bahasa yang dipakai dalam audiobook materi terasa berat untuk dipahami.

Maka tipsnya adalah orang tua menjelaskan kembali dalam bahasa yang lebih sederhana, sesuai dengan tingkat pemahaman anak.

2. Konsep Tauhid Thinking

Keunggulan lainnya adalah konsep tauhid thinking yang selalu menjadi landasan tiap modul.

Konsep ini mengembalikan setiap pelajaran kepada dasar pemikiran/inspirasi yang sumbernya al-Qur’an dan Hadits. Misal, dengan mentadabburi ayat-ayat yang terkait dengan topik penjelajahan bumi. Konsep ini selayaknya menjadi bagian dari setiap momen yang kita lewatkan dengan anak.

(Contoh Integrasi Tauhid Thinking Dalam Modul Akademi Ide Kreasi)
(Contoh Integrasi Tauhid Thinking Dalam Modul Akademi Ide Kreasi)
3. Mengenalkan anak kepada ilmuwan muslim pembangun peradaban.

Saat ini, ilmu pengetahuan didominasi oleh perspektif Barat. Pelajaran-pelajaran sekolah cenderung minim informasi tentang berbagai ilmuwan muslim yang berkontribusi besar bagi peradaban modern.

Nah, modul Ide Kreasi mengajak anak untuk mengenal lebih jauh ilmuwan muslim hebat yang jarang atau bahkan belum pernah mereka dengar, seperti Al Jazari, Abbas Ibnu Firnas, dan lain sebagainya, dan menjadikan mereka sebagai sosok-sosok keren penuh inspirasi.

(Abbas Ibnu Firnas dalam Modul Jelajah Udara)
4. Learning is about being Inspired

Menurut saya, belajar itu bukan perkara menghafal semata. Saya tidak menuntut Kakak untuk menghafal jenis-jenis pesawat atau paham mekanisme kerja mobil. Tentu saja, di usianya yang bahkan belum SD, hal-hal itu terlalu abstrak baginya. Yang jauh lebih penting dari itu semua, bagi saya belajar adalah tentang MENGINSPIRASI.

"Ma, liat! Terbang kayak Abbas!" seru adik Rayyis (2thn, 10bln) di suatu sore
Kakak Fahima (5thn, 9bln) Mendesain Mobil

Modul ini, menurut saya, sangat bagus untuk melatih jiwa kreator anak guna melahirkan karya-karya besar bagi peradaban. Dan kerennya lagi, modul-modul dalam Akademi Ide Kreasi membiasakan anak (dan orangtua) untuk menjadikan Qur’an dan Hadits sebagai sumber inspirasi utama keluarga.

Semoga lewat Akademi Ide Kreasi, terlahir generasi ahlul quran yang karya besarnya kelak menjadi manfaat bagi semesta. Aamiin YRA

mamafahima
admin@yulianasamad.com
No Comments

Post A Comment